Rootkit adalah sebuah virus yang ada di dalam folder (dapat berupa malware) yang mengakar dan tertanam di dalamnya. Rootkit juga berfungsi untuk menyembunyikan proses, file dan data system yang bernaung di system operasi. Rootkit sering mengubah bagian dari system operasi dan juga menginstall dirinya sendiri sebagai driver ataupun modul kernel.
Jika dibandingkan dengan malware virus rootkit terbilang lebih berbahaya karena rootkit dapat mencuri data yang berlalu-lalang di jaringan, merekam penekanan tombol keyboard atau mouse (seperti keylogger), mencuri cookies akun facebook dan lain-lain, agar mendapatkan username dan password.
Cara kerja rootkit adalah Menyusup dan bersembunyi. menyusup dan bersembunyi tanpa diketahui dan disadari oleh user merupakan keahlian dari rootkit.
Seperti halnya virus-virus lain Rootkit memiliki banyak jenis yaitu Application Rootkit adalah rootkit yang dibuat dengan memodifikasi angka binary dari sebuah aplikasi secara langsung.
LABEL
- BackTrack (13)
- Bruteforce (1)
- Debian (1)
- Defense (1)
- Denial Of Service (3)
- Fedora (10)
- Flood (1)
- Hack Windows 7 (1)
- Linux (4)
- Pwned Linux (1)
- Rootkit (1)
- SQL injection (4)
- Tb-CyberOS (1)
- ubuntu (15)
ARCHIVE
BLOG SAHABAT
STATISTIC USER
Selasa, 04 September 2012
Minggu, 19 Agustus 2012
Melindungi File penting dengan "chattr"
Secara default perintah chattr sudah default include di mesin linux.
sedikit curhat, perintah chattr seringkali saya gunakan pada saat mengupload shell atau backdoor php ke web yang menjadi target, namun saya tidak menganjurkan untuk meniru kelakuan saya ini hehee..., kalau sysadmin'nya abal-abal, maka mampuslah :D, pasti akan dibuat kebingungan, mengapa kebingungan?? karena ROOT pun tidak bakalan bisa menghapus file tersebut.
sedikit curhat, perintah chattr seringkali saya gunakan pada saat mengupload shell atau backdoor php ke web yang menjadi target, namun saya tidak menganjurkan untuk meniru kelakuan saya ini hehee..., kalau sysadmin'nya abal-abal, maka mampuslah :D, pasti akan dibuat kebingungan, mengapa kebingungan?? karena ROOT pun tidak bakalan bisa menghapus file tersebut.
Selain digunakan untuk kejahatan, perintah tersebut juga bisa digunakan untuk melindungi file-file penting, yang seringkali secara tidak sengaja sebuah file penting terhapus atau terubah.
pada system linux tidak ada fasilitas undelete, jadi file yang telah terhapus tidak dapat di kembalikan lagi, mungkin bisa, tapi akan memakan waktu.
Sabtu, 11 Agustus 2012
Langganan:
Postingan (Atom)